Mesin Cuci Bersih, Cara Praktis Untuk Menghilangkan Bakteri

Mesin Cuci Bersih, Cara Praktis Untuk Menghilangkan Bakteri

Mesin cuci harus membuat pakaian tetap bersih dan berbau segar, wangi maupun harum, tetapi itu tidak dapat membuat pakaian bersih tanpa perawatan rutin. 
 
Mesin cuci menjadi semakin penting selama pandemi Covid. Untuk membasmi virus, mencuci pakaian yang dikenakan di luar harus menggunakan mesin cuci yang bersih dan jauh dari kotoran dan bakteri.




Bagaimana cara membasmi bakteri pada mesin cuci
Mesin cuci yang tidak dirawat dengan benar pastinya akan berbau tidak segar. Penyebab utamanya adalah kelembapan yang tertinggal di dalam, yang menghasilkan bakteri.
 
Bakteri penyebab bau tidak enak ini bisanya sering ada pada unit mesin cuci hemat energi. Penyebabnya, mencuci pakaian pada suhu yang lebih rendah dapat memungkinkan organisme berkembang biak, apalagi mesin cuci jarang dibersihkan.
 
Mesin cuci tradisional menghancurkan bakteri dengan panas yang lebih tinggi, yang membuat bagian dalam drum menjadi tidak ramah (untuk bakteri).
 
Meskipun bakteri sering mengeluarkan bau busuk, hal ini biasanya tidak menyebabkan penyakit yang parah.
 
Beberapa perusahaan membuat pembersih mesin cuci yang dibuat khusus, yang menurut para ahli mereka gunakan setidaknya sekali setiap dua bulan.
 
Beberapa mesin cuci juga memiliki pengaturan "membersihkan" yang bisa menaikkan suhu untuk membersihkan bakteri. Jika tidak, kita dapat membersihkannya sendiri secara manual, dengan cara menyiramnya dengan air panas tanpa terisi pakaian.
 
Mesin cuci memiliki beberapa celah tempat bakteri suka berkembang biak. Para ahli telah mengidentifikasi lokasi berikut sebagai tempat berkembang biak bakteri:
  • Laci deterjen
  • Segel karet
  • Drum cuci / wadah cuci
Para ahli merekomendasikan untuk mencuci mesin cuci atau segel karet dengan larutan pemutih 10 persen.
 
Menurut Hilary Metcalf, seorang pencegah infeksi di Mission Hospital di Orange County, California, memilih siklus pencucian yang tepat juga dapat mengurangi paparan kuman.
 
Dia mengatakan kepada Healthline: “Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi mencuci mesin cuci sebulan sekali dapat secara signifikan mengurangi terpapar kuman dan infeksi.
 
Bakteri yang biasa hidup di tempat lembab seperti Bakteri Klebsiella oxytoca, E. coli dan salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan diare, kram perut, pneumonia, infeksi kulit dan muntah.
 
"Namun, jika terkontaminasi dengan darah atau cairan tubuh, proses pencucian harus ditingkatkan dengan larutan desinfektan seperti hidrogen peroksida, pemutih, atau Boraks, dan dalam air yang sedikitnya 160F (71C)."
 



Seberapa sering mesin cuci harus dibersihkan?
Membersihkan mesin cuci seharusnya tidak hanya menjadi pekerjaan pembersihan saja, tetapi rutinitas. Kebersihan mesin cuci sangat penting untuk menjaga peralatan mesin agar dapat bekerja dengan baik, untuk membersihkannya disarankan setiap bulan atau dua bulan sekali, tergantung pada seberapa sering mesin cuci digunakan. 
 
Cara membersihkan mesin cuci dengan cuka dan soda kue
Setel mesin cuci pada siklus terpanas (atau minimal 60ºC) dan tuangkan 230ml cuka putih langsung ke dalam drum atau wadah cuci. Cuka adalah solusi sempurna untuk membantu memurnikan mesin cuci, ini cara alami yang sangat baik untuk membunuh bakteri, dan baunya akan hilang selama siklus pembilasan. Setelah siklus selesai, tambahkan 1/2 soda kue ke drum dan mulai siklus terpanas lagi. Bersihkan segel dan bagian luar pintu mesin cuci setelah selesai dan pastikan bagian dalamnya benar-benar kering dengan mengelapnya lalu membiarkan pintu terbuka.

Cara membersihkan mesin cuci dengan vitamin C
Gunakan bahan alkali seperti soda kue. Kandungan pH tinggi dari soda kue membuatnya sempurna untuk menghilangkan noda berminyak. Namun, jika kalian tinggal di daerah dengan air sadah, kemungkinan membersihkan mesin cuci dengan soda kue tidak banyak membantu.
 
Jika itu masalahnya, inilah saatnya untuk mencoba yang sebaliknya, pendekatan asam. Asam sitrat dan asam askorbat (umumnya dikenal sebagai vitamin C) adalah zat pereduksi atau pengkelat, yang membuatnya sangat efektif untuk membersihkan penumpukan yang terkait dengan karat, kerak, dan sisa sabun atau penumpukan deterjen.
 
Didihkan air dalam panci, angkat, dan larutkan sekitar 200 gram bubuk asam askorbat dan 100 gram bubuk asam sitrat ke dalam air. Tambahkan larutan hangat langsung ke drum mesin cuci. Jalankan mesin dengan pencucian tanpa pakaian. Jangan gunakan asam sitrat yang tidak diencerkan pada drum mesin cuci karena dapat menyebabkan kerusakan.