Review Film Sheep Without a Shepherd, Remake Film Bollywood Drishyam

Review Film Sheep Without a Shepherd, Remake Film Bollywood Drishyam

Korupsi merajalela di banyak negara. Memang, hal ini tersebar luas di Dunia Berkembang dan Dunia Ketiga di mana belum tentu ada check and balances yang biasa kita lakukan di masyarakat yang lebih 'maju'. Dalam rezim totaliter hampir tidak ada jalan keluar bagi keadilan bagi warga negara biasa. Bahkan di banyak negara yang disebut demokrasi, orang-orang yang memegang kekuasaan menggunakannya untuk keuntungan pribadi mereka sendiri. Inilah yang terjadi dalam film Sheep Without a Shepherd.






"Sheep Without a Shepherd" adalah remake dari film thriller India tahun 2013 "Drishyam" dan menceritakan kisah seorang pria yang mencoba menutupi pembunuhan putrinya atas putra seorang petugas polisi. Dibintangi oleh Xiao Yang, Tan Zhuo dan Joan Chen, dan disutradarai oleh Sam Quah dari Malaysia.
 
Imigran Tiongkok Li Weijie menetap di Thailand bersama istrinya A Yu dan putrinya Ping Ping dan An An. Ping Ping, diperas oleh Suchat, putra kepala polisi daerah La Wen. A Yu berusaha untuk melindungi putrinya dan dalam perlindungan diri, Suchat terbunuh. Ibu dan putrinya menguburkan jasadnya lalu mengaku kebenarannya kepada Weijie suaminya, yang merupakan penggemar film detektif. Dia menggunakan pengetahuan yang diperoleh dari film-film favoritnya untuk menyusun alibi yang sempurna.
 
Weijie merasa nyaman dengan rutinitasnya yang tidak memiliki latar belakang pendidikan akademis, semua yang dia lakukan adalah untuk kepentingan keluarga dan lingkungannya. Teman-teman mengenalnya sebagai dermawan, Hidup Weijie dan keluarga sangat harmonis (keluarga sakinah mawaddah warahmah) tetapi ketika putrinya diserang oleh kepala polisi dan putra calon walikota, keadaan menjadi lebih buruk. Untuk membela diri, Pingping (Wenshan Xu), putri yang disebutkan di atas, membunuh anak pejabat kelas atasnya, dan keluarganya dibebani dengan trauma dan berusaha menutupi kejahatan ini.



Sementara penggambaran film China ini tentang korupsi dan konflik kelas menyentuh hati penonton, plotnya menyimpang dari versi film India "Drishyam" dengan cara yang agak krusial. Di akhir versi Film Bollywood, keluarga itu lolos dari kejahatan mereka, dan kilas balik mengungkapkan bahwa aparat hukum benar-benar tidak dapat mengungkap kasus kematian yang dialami oleh anak pejabat polisi. Sementara itu, dalam produksi Tiongkok, di akhir cerita sang ayah menyerahkan dirinya ke polisi. Ini adalah akhir yang menurut film Sheep Without a Shepherd akan jauh lebih "harmonis" secara sosial daripada film aslinya.

“Akhir cerita yang berubah telah merusak keseluruhan film. Dalam versi Bollywood, jenazah yang dikubur di bawah kantor polisi menyampaikan pesan tersembunyi.

Bagaimanapun ending dari film China ini terasa seperti menceritakan kepada penonton, jangan melawan ketika diperkosa dan diancam, karena jika Anda membunuh pemerkosa secara tidak sengaja, Anda akan masuk penjara.