Penampakan Sertifikat Tanah Elektronik, Transformasi Digital

Penampakan Sertifikat Tanah Elektronik, Transformasi Digital

Perbankan Tunggu Arahan Kementerian ATR, Semua perbankan di tanah air tengah mengkaji rencana kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang mengganti sertifikat tanah menjadi sertifikat elektronik. Bank spesialis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) misalnya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, mengaku masih berkoordinasi mengenai sertifikat elektronik ini secara internal. 
 
Dikutip dari mns.com Kementerian ATR pun juga mengatur sertifikat tanah elektronik ini dalam pasal 12 ayat 3 Permen ATR/BPN no 1/2022. Pasal tersebut menjelaskan, dokumen elektronik baik yang diterbitkan melalui sistem elektronik dan atau hasil alih media menjadi dokumen elektronik berikut hasil cetakannya merupakan alat bukti hukum yang sah sesuai dengan Hukum Acara yang berlaku di Indonesia. "Keamanan nasabah terjamin, reputasi bank pun terjaga karena akses keluar masuk data baik untuk kebutuhan internal maupun eksternal bank telah sesuai standar keamanan internasional.




Sebagai bagian dari layanan transformasi digital di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional, pada 12 Januari 2021, Menteri telah menerbitkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 2021. tentang Sertifikat Elektronik (Peraturan Menteri 1/2021). Peraturan Menteri 1/2021 dimaksudkan untuk mengubah layanan offline sebelumnya terkait dengan ketentuan sertifikat tanah di Indonesia menjadi layanan berbasis elektronik.
 
Di bawah ini beberapa ketentuan penting di bawah Peraturan Menteri 1/2021 serta harapan yang dapat dicapai di masa mendatang dengan berlakunya Peraturan Menteri 1/2021.
 
PENDAFTARAN TANAH DILAKUKAN SECARA ELEKTRONIK
Dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri 1/2021, kegiatan pendaftaran tanah di Indonesia akan dilakukan secara elektronik secara bertahap. Ini termasuk kegiatan yang berkaitan dengan:
 
1. Aplikasi pendaftaran tanah baru dan
2. Pemeliharaan data pendaftaran tanah.
 
Dari hasil kegiatan di atas diharapkan semua data, informasi atau dokumentasi yang berkaitan dengan pertanahan, seperti gambar ukur, peta bidang tanah, peta tata ruang dan sertifikat tanah elektronik. disimpan dan diproses melalui pusat data sistem elektronik. Penerapan Sistem Elektronik tersebut juga tertuang dalam rancangan Peraturan Pemerintah tentang Hak Guna Usaha, Hak Milik Tanah, Satuan Perumahan Bertingkat dan Pendaftaran Tanah, yang akan diterbitkan sebagai peraturan pelaksana.

 
SERTIFIKAT TANAH ELEKTRONIK
Dengan berlakunya Menteri Reg. 1/2021, setelah sebidang tanah diberikan hak milik atas tanah, hak mengelola, hak untuk memiliki atas unit rumah bertingkat, hak tanggungan, atau tanah wakaf, maka bidang tanah tersebut akan didaftarkan di bawah Sistem Elektronik dan selanjutnya sertifikat tanah elektronik akan diterbitkan ("el-Certificate").
 
Sebaliknya, untuk bidang tanah yang telah diberikan sertifikat fisik tanah (sebelum berlakunya Peraturan Menteri 1/2021) sebagai bukti kepemilikan tanah, sertifikat fisik tanah tersebut dapat diubah menjadi el-Sertifikat oleh mengajukan permohonan melalui layanan pemeliharaan data pendaftaran tanah.

Setiap dokumen elektronik (misalnya e-Certificate) yang diterbitkan melalui Sistem Elektronik akan diratifikasi dengan tanda tangan elektronik (disertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Elektronik) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan untuk dokumen fisik yang telah diubah menjadi Dokumen Elektronik (misalnya dari fisik sertifikat tanah menjadi el-Certificate), dokumen tersebut akan dibubuhi stempel digital melalui Sistem Elektronik.
Selain hal tersebut di atas, setiap Dokumen Elektronik (serta Dokumen Elektronik tercetak) yang terkait dengan tanah sebagaimana ditentukan dalam Peraturan Menteri No. 1/2021 merupakan alat bukti hukum yang sah sesuai dengan hukum acara yang berlaku di Indonesia.

 
Berikut Penampakan Sertifikat Tanah Elektronik. 
Ilustrasi sertifikat tanah elektonik di Instagram kementerian.atrbpn