Kisah Nyata, Seorang Lumpuh, Mantan Narapidana dan Persahabatan yang Mengubah Hidup

Kisah Nyata, Seorang Lumpuh, Mantan Narapidana dan Persahabatan yang Mengubah Hidup

Review Film The Intouchables atau Upside. Film ini memperlihatkan awal mula persahabatan antara BAKARY DRISS (ABDEL SELLOU) dan Philippe pozo.

Bakary Driss adalah seorang pria yang penuh semangat walaupun kehidupan yang serba pas-pasan Pada suatu hari Ia mengikuti sebuah wawancara untuk menjadi perawat dari seseorang yang bernama Philippe pozo  yang menderita kelumpuhan, namun philippe ini juga adalah orang yang kaya raya. Berbeda dengan calon perawat lain ternyata alasan Driss mengikuti wawancara di situ bukanlah untuk jadi perawatnya Philippe tapi biar dapat tanda tangan bukti kehadirannya di wawancara agar Driss bisa mencairkan dana bantuan dari pemerintah.
 
The Intouchables Official Trailer #1 (2012) HD Movie  






Selesai wawancara Driss mengambil salah satu telur hias di rumah Philippe, setelah itu lalu pulang ke rumah kecilnya yang sangat susah karena ia tinggal bersama dengan banyak adik-adiknya lalu saat Ibunya baru pulang kerja dan melihat Driss, ibunya pun marah besar karena ternyata Driss sudah menghilang selama 6 bulan tanpa memberi kabar. Dan ibunya juga kesel saat tahu ternyata Driss sampai sekarang masih saja Pengangguran karena muak melihat anaknya yang paling tua itu nggak bisa diandalkan maka sang Ibu Pun mengusir Driss dari rumah. Keesokan harinya Driss mendatangi rumah mewah Philippe lagi untuk mengambil surat wawancaranya tapi di situ Driss kaget waktu mendengar cerita dari kepala perawat yang bernama Yvonne.  Yvonne berkata bahwa ternyata selama ini sudah banyak perawat yang datang dan pergi dengan cepat karena mereka tak tahan setelah bekerja selama 2 minggu di sana padahal walaupun jam kerjanya panjang yaitu 24 jam. jam tapi mereka sudah ditunjang fasilitas yang sangat nyaman mulai dari kamar mewah hingga menu makanan yang enak setiap harinya dan di hari itu enggak disangka-sangka Philippe tiba-tiba memutuskan untuk memperkerjakan Driss selama 1 bulan sebagai percobaan. Di hari pertamanya sebagai perawat, Driss seringkali membuat kesalahan mulai dari ketiduran saat memijat Philippe dan membersihkan kaki philippe menggunakan sampo dan dengan sengaja menumpahkan air panas dikaki philippe yang mati rasa Karena lumpuh. 
 
Seorang teman dari  Philippe memberitahunya untuk berhati-hati pada Driss dan bercerita bahwa Driss ternyata baru saja bebas dari penjara selama 6 bulan gara-gara mencuri. Ia juga mengingatkan kalau Driss adalah orang yang kasar dan berandalan tapi pada akhirnya Philippe justru mengatakan bahwa Driss sebenarnya tidaklah seburuk yang dibayangkan rekannya tersebut karena Philippe merasa sangat puas dengan perawatannya dari Driss. Philippe juga menceritakan salah satu kelebihan dari Driss adalah Ia pintar menghibur orang dengan cara yang tidak disangka-sangka.
Suatu hari Philippe bercerita kepada Driss tentang kenangan indahnya bersama almarhum istrinya yang bernama Beatrice. ia merasa bahagia dengan pernikahan mereka yang sudah berlangsung selama 25 Tahun Lamanya. Philippe juga bercerita kepada Driss bahwa ia menjadi cacat karena kecelakaan paralayang dan bahwa istrinya meninggal tanpa memiliki anak kandung. Mereka mengadopsi seorang anak perempuan yang bernama Elisa. 
 
Philippe juga bercerita meskipun ia rutin menjalani pengobatan dengan biaya yang sangat mahal. Tetap saja Ia diperkirakan hanya bisa hidup sampai di usia 70 tahun.  Setelah mengobrol akrab, Philippe akhirnya menunjuk Driss sebagai perawat tetapnya karena ia berhasil melewati masa percobaan dengan baik. Namun di saat yang bersamaan Philippe juga meminta untuk mengembalikan telur hias pemberian istrinya yang telah diambil oleh Driss.
 
Ternyata Philippe diam-diam sudah tahu kalau Driss sering mencuri barang-barang di rumahnya Tapi Driss malah bilang kalau dia nggak tahu soal telur yang dimaksud Philippe, padahal dalam hati itu lupa naruh telur tersebut. Keesokan harinya Driss menjemput adiknya sepulang sekolah tapi di perjalanan ternyata ia mampir terlebih dahulu ke kantor polisi karena salah satu adiknya yang terseret kasus ganja untungnya adik laki-laki Driss yang bernama Adama dibebaskan karena masih dibawah umur.
 
Philippe diarahkan  oleh Driss untuk lebih fokus dalam kehidupan pribadinya, termasuk menjadi lebih tegas kepada putri angkatnya, Elisa. Sementara itu, Driss mendapat dunia baru seperti seni modern, opera, dan bahkan memulai melukis. Saat perayaan ulang tahun Philippe, konser musik klasik pribadi ditampilkan di ruang keluarganya. Driss yang pada awalnya merasa bosan mendengarkan musik klasik akhirnya menikmati musik kesukaan Philippe tersebut. 
 
Driss mengetahui bahwa Philippe memiliki hubungan spesial dengan seorang wanita bernama Eléonore yang tinggal di Dunkirk. Driss menyarankan Philippe untuk bertemu dengan Eléonore tetapi Philippe takut reaksi Eléonore ketika mengetahui bahwa dia lumpuh. Driss membujuk Philippe untuk mengobrol dengan Eléonore di telepon. Philippe mengirim sebuah foto dirinya di kursi roda, tetapi dia masih ragu  dan menyuruh asistennya, Yvonne, untuk mengirim foto dirinya sebelum kecelakaan. 
 
Kencan antara Eléonore dan Philippe pun dimulai. Namun pada saat  menit-menit terakhir Philippe merasa takut dan gelisah bertemu dengan Eléonore dan meninggalkan tempat kencan bersama Yvonne sebelum Eléonore tiba. Philippe kemudian menelpon Driss dan mengajaknya untuk bepergian menggunakan jet pribadinya. Mereka berakhir pekan dengan bermain paralayang.
 
Adama, adik  Driss yang lebih muda darinya, sedang bermasalah dengan gerombolannya, Ia pergi berlindung di Rumah mewah milik Philippe tempat Driss kerja. Philippe sadar bahwa Driss dibutuhkan oleh keluarganya dan membebaskan Driss dari pekerjaannya. Philippe berkata bahwa Driss "mungkin tak mau mendorong kursi roda sepanjang hidupnya."
 
Agar Driss fokus dengan keluargaya dan bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.  Akhirnya Driss berhenti dan menjadi kurirdi salah satu perusahaan. Sementara itu, Philippe mmpekerjakan perawat baru untuk menggantikan Driss, tetapi dia tak senang dengan mereka. Semangat juangnya menurun dan dia berhenti memedulikan dirinya. Yvonne menjadi khawatir dan menghubungi Driss, yang kemudian datang ke rumah  Philippe. Philippe bahagia sekaligus sedih.
 
Untuk mencairkan suasana Driss meledek Philippe yang dipenuhi jenggot dan kumis yang tebal. Kedua sahabat itu bernostalgia dengan mengemudikan dan memacu mobilnya hingga mereka berdua ditangkap polisi karena kebut-kebutan tapi Driss gak kehabisan akal, dia malah memanfaatkan kondisi Philippe bahwa Philippe sedang membutuhkan pertolongan cepat yang membawa kisah ini ke adegan pertama film ini, adegan pengejaran polisi.
 
Setelah mereka menghindari polisi, Driss membawa Philippe ke ke sebuah pantai untuk mencari udara segar dan menikmati indahnya alam yang sudah lama tak dirasakan. Keesokan harinya setelah bercukur dan berpakaian rapi,  Phillippe dan Driss tiba di sebuah restoran di Cabourg yang memiliki panorama laut yang indah. Driss tiba-tiba meninggalkan meja mereka dan menyampaikan harapan sukses bagi Philippe untuk kencan makan siangnya. Beberapa detik kemudian, Eléonore muncul. Terenyuh, Philippe menengok ke luar jendela dan melihat Driss di luar, tersenyum kepadanya. Driss mengucapkan selamat tinggal untuk Philippe dan melangkah pergi. Film Pun berakhir…
 
The Upside : a real life story. (Doc fr)The Upside : a real life story. (Doc fr) 



Di Akhir cerita menjelaskan bahwa Philippe Pozo saat ini tinggal di Maroko. Dia telah menikah lagi dan memiliki dua orang putri. Sedangkan Bakary Driss ( Abdel Sellou) berhasil membangun perusahaannya sendiri, dia juga telah menikah dan memiliki tiga orang anak.