Tes Swab Lewat Lubang Anus, Diterapkan di Negara China

Tes Swab Lewat Lubang Anus, Diterapkan di Negara China

Media sosial terguncang pada hari ini, setelah laporan bahwa China telah memperkenalkan melakukan tes swab melalui lubang anus atau anal sebagai metode baru pengujian untuk Covid-19 yang dapat mendeteksi virus dengan lebih akurat.

Menurut Reuters, beberapa kota di negara itu menggunakan sampel yang diambil dari anus untuk mendeteksi potensi infeksi Covid-19, ketika China memperkenalkan langkah-langkah Covid-19 tanpa toleransi di tengah wabah regional dan menjelang liburan Tahun Baru Imlek pada 12 Februari.

 






Kantor berita itu mengatakan langkah itu dilakukan setelah tes swab tenggorokan dilakukan pada seorang pria berusia 52 tahun di Weinan, namun menunjukkan hasil negatif meskipun seorang pria itu menunjukkan gejala seperti batuk dan kehilangan nafsu makan. Kemudian para dokter di china menerapkan pada pria itu untuk tes swab melalui lubang anus dan hasilnya dinyatakan positif.

Al Jazeera melaporkan bahwa tes swab melalui lubang anus memerlukan penyeka kapas 3-5 cm ke dalam anus dan memutarnya dengan lembut. Zhang Wenhong of Huashan Hospital in Shanghai, mengatakan usapan semacam itu dapat berguna dalam membantu meminimalkan risiko kambuh setelah pemulihan.

“Mungkin ada jejak virus corona yang terdeteksi di rongga perut feses dan usus,” kata Zhang.

Metode Tes Swab Lewat Lubang Anus "dapat meningkatkan tingkat deteksi orang yang terinfeksi" karena jejak virus bertahan lebih lama di anus daripada di saluran pernapasan, kata Li Tongzeng, seorang dokter senior dari rumah sakit Youan Beijing 

Di media sosial, metode pengujian telah menjadi pusat percakapan di antara pengguna, dengan banyak yang mengatakan mereka akan menghindarinya Tes Swab Melalui Lubang Anus ini. 

Sumber gambar nzherald