Apa itu Xenophobia dan Xenophilia? Apa Yang Anda Ketahui

Apa itu Xenophobia dan Xenophilia? Apa Yang Anda Ketahui

Definisi Xenophobia merupakan ketakutan dan kebencian terhadap orang asing atau apapun yang aneh atau asing. Jika kita melihat kembali istilah Yunani kuno yang mendasari kata Xenophobia. Xenophobia secara harfiah takut pada orang asing. Xenophobia, merupakan kata yang terdengar elegan untuk keengganan terhadap orang yang tidak dikenal.
 
Xenophobia berasal dari dua istilah Yunani yaitu kata Xenos, yang dapat diartikan sebagai "orang asing" atau "tamu" dan Phobos, yang berarti "takut". Phobos merupakan sumber utama dari semua istilah fobia dalam bahasa Inggris. Xenophobia sendiri merupakan bahasa Latin Baru dan pertama kali muncul di media cetak dalam bahasa Inggris pada akhir abad ke-19.
 
Dari kata "Orang asing" yang dimaksud, merujuk pada suatu individu maupun kelompok yang dianggap berbeda. Variabel perbedaan tersebut ada banyak macamnya, namun yang cukup sering kita temui meliputi agama, warna kulit, ras, etnis dan orientasi seksual.
 
Meskipun di sini terdapat kata "phobia" yang berarti "takut", xenophobia pada kenyataannya justru lebih sering didasari pada rasa benci, terutama terhadap individu ataupun kelompok yang berbeda. Akibatnya, yang akan terjadi selanjutnya adalah permusuhan serta tindakan diskriminatif dari para individu atau kelompok xenophobic. Alhasil, tak jarang diskriminasi yang diterima sampai ke arah tindak kekerasan, baik secara verbal maupun fisik.
 
Sebaliknya Xenophilia, yang berarti simpati kepada orang asing. Dengan demikian, Xenophilia bisa dianggap sebagai kebalikan dari kata dan arti Xenophobia.
 
Dibawah ini kita dapat mengutip cuplikan film singkat Melvin Van Peebles "Watermelon Man" (1970) di mana seorang pria kulit putih dan rasis pada suatu hari berubah menjadi hitam dan dengan demikian lebih memahami Xenophilia

 




Apa itu Xenophobia dan Xenophilia? Apa Yang Anda Ketahui

Ramai Tagar Xenophobia di Twitter Seret Nama Jisoo BLACKPINK, waduh.. what happen? 
 
Alasan dan Ciri-Ciri Xenophobia
 
1. Merasa tidak nyaman berada di sekitar “kelompok”  Maupin "individu" yang berbeda.
2. Selalu berusaha untuk menghindari kelompok atau individu tertentu. 
3. Menolak untuk berteman dengan orang lain dengan alasan berbeda warna kulit, cara berpakaian, dan faktor-faktor lainnya. 
4. Tidak bisa menjalin hubungan relasi, sosial yang baik dengan individu maupun kelompok yang memiliki perbedaan warna kulit, ras, agama dll.
5. Tidak berpengalaman dengan keragaman.
6. Ketidaktahuan atau kesempitan (sehingga mereka tidak suka, apa yang tidak mereka ketahui). 
 
 
Xenophobia Dilihat dari Segi Positif dan Negatif
 
Tentu saja, tidak semua orang yang Xenophobia melakukan kejahatan dan kebencian kebencian. Tetapi Xenophobia terselubung dapat memiliki efek berbahaya bagi individu dan masyarakat maupun kelompok. Sikap ini dapat mempersulit orang lain dalam kelompok tertentu untuk hidup dalam masyarakat dan mempengaruhi semua aspek kehidupan termasuk akses tempat tinggal, kesempatan kerja dan akses perawatan kesehatan.

Xenophobia dilihat secara positif (keharmonisan kelompok, individu maupun masyarakat dan perlindungan dari ancaman) menjadi negatif (membayangkan ancaman yang tidak ada) telah menyebabkan sejumlah kejahatan rasial, penganiayaan, perang dan ketidakpercayaan umum.
 
Mirisnya, dilansir dari News Time, warga keturunan Tionghoa di AS (Amerika Serikat) mendapatkan diskriminasi akibat wabah COVID. Terlebih lagi ketika Presiden Donald Trump menyampaikan istilah “Chinese Virus”.
 
Intinya Xenophobia memiliki dampak negatif yang lebih besar karena kita hidup berbangsa, suku, agama, ras dan budaya beraneka ragam.
 
Jujur, kita cukup beruntung untuk hidup dalam masyarakat multikultural yang berarti kita dapat berbagi dan menikmati banyak tradisi, bahasa dan budaya yang berbeda yang menurut kita harus dirayakan dan dipertahankan.