Muhasabah, Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun

Muhasabah, Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun

Bagi umat muslim pada umumnya doa pergantian tahun sama juga dengan doa akhir tahun dan doa awal tahun. Walaupun pergantian tahun ini merupakan tahun masehi, namun doa pergantian tahun disarankan untuk dibaca. Bagi umat muslim doa merupakan bentuk cara bermuhasabah, sekaligus senjata mustajab. Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun merupakan bentuk wujud dari Muhasabah dan tafakur.
 
Mengapa kita harus berdoa untuk pelepasan tahun ini, agar di tahun selanjut kita mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari tahun sebelumnya yang sudah kita lewati. Sehingga pergantian tahun ini menjadi harapan besar untuk kita mendapatkan kebaikan dari tahun sebelumnya. Apalagi ditahun ini kita menghadapi masa sulit di masa pandemi covid-19. Semua orang pastinya mempunyai keinginan dan harapan yang hendak akan dicapai pada tahun yang akan datang. Bagaimana pun, usaha maupun ikhtiar yang sempurna adalah dengan cara menyempurnakanya dengan doa.

Berikut merupakan doa akhir tahun dan doa awal tahun

1. Doa Akhir Tahun

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

"Allahumma ma‘amiltu min ‘amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘ala ‘uqubati, wa da‘autani ilat taubati min ba‘di jaraati ‘ala ma‘shiyatik. Fa inniastaghfiruka, faghfirli wa ma ‘amiltu fiha mimma tardha, wa wa‘attani‘alaihits tsawaba, fa’as’aluka an tataqabbala minni wa la taqtha‘ raja’i minka ya karim."

Artinya :
Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu. Sementara Kau mampu menyiksaku dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu.
 
 
2. Doa awal tahun baru

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اَللَّهُمَّ اَنْتَ اْلاَ بَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلاَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرَمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلُ وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ اَقْبَلَ اَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَ
اَوْلِيَائِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ اْلاَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَاْلاِشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِى اِلَيْكَ زُلْفَى يَاذَالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ وَصَلَى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam. Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-’azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam

Artinya:
Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah tetap melimpahkan rahmat dan salam (belas kasihan dan kesejahteraan) kepada junjungan dan penghulu kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat Beliau. Ya Allah! Engkau Dzat Yang Kekal, yang tanpa Permulaan, Yang Awal (Pertama) dan atas kemurahan-Mu yang agung dan kedermawanan-Mu yang selalu berlebih, ini adalah tahun baru telah tiba: kami mohon kepada-Mu pada tahun ini agar terhindar (terjaga) dari godaan syetan dan semua temannya serta bala tentara (pasukannya) dan (kami mohon) pertolongan dari godaan nafsu yang selalu memerintahkan (mendorong) berbuat kejahatan, serta (kami mohon) agar kami disibukkan dengan segala yang mendekatkan diriku kepada-Mu dengan sedekat-dekatnya. Wahai Dzat Yang Maha Luhur lagi Mulia, wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih!
 
Untuk Doa akhir tahun dan doa awal tahun umumnya bisa tentang apa saja, termasuk harapan dan keinginan kita agar selamat dari bencana dan ujian di tahun yang akan datang.

Karena sebetulnya tidak ada doa yg mengkhususkan untuk menyambut tahun baru Masehi dalam ajaran agama Islam. Hal ini disampaikan oleh Dosen Fakultas Adab dan Humaiora UIN Sunan Ampel Surabaya, Bpk Wasid.

Tetapi jika sebagai bentuk syukur kita dan harapan semoga tahun depan lebih baik lahir dan batin, namanya juga berdoa ya tidak ada larangan. Tapi tidak harus malam tahun baru. Makanya, sekedar doa ya tidak ada larangan.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Bpk. Wasid, doa bisa dilakukan kapan saja, tidak harus tahun baru Masehi. 
3. Doa selamat dunia akhirat 


Doa selamat dunia akhirat



 
"Allahumma innaa nas-aluka salaamatan fid diini wa 'afiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil 'ilmi wa barokatan fir rizqi wa taubatan qablal mauti wa rohmatan 'indal mauti wa maghfirotan ba'dal mauti, allahummaa hawwin 'alainaa fil sakaraatil mauti wannajaata minan naari wal 'afwa 'indal hisaabi, rabbanaa laa tuzigh quluubana ba'da idz hadaitanaa wahab lanaa mil ladunka rahma, innaka antal wahhaab, rabbanaa aatinaa fiddunnyaa hasanah, wa fil akhirati hasanah waqinaa 'adzaa ban naar."
 
Artinya: 
"Ya Allah kami memohon kepadaMu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahmar di waktu mati, dan keampunan sesudah mati. Ya, Allah, mudahkanlah kami saat pencabutan nyawa selamat dari api neraka dan mendapat kemaafan ketika amal diperhitungkan. 

Ya Allah, janganlah Engkau goyahkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka."
 
Meruntinkan bacaan doa selamat dunia akhirat sebaiknya dilakukan setelah sholat wajib. Berharap Allah akan memberi perlindunganNya kepada kita baik di dunia hingga di akhirat nanti.  
 
 
Penjelasan Ustadz Abdul Somad soal Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun 
 
Penjelasan Ustadz Abdul Somad soal Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun
 
Adakah doa akhir tahun dan doa awal tahun menurut anjuran Nabi? Berikut penjelasan Ustadz Abdul Somad.  Tahun hijriah hadir pada masa pemerintahan Umar bin Khatab.

Untuk itu pada saat Nabi Muhammad SAW meninggal, tidak ada kalender masehi.

Selama 10 tahun Nabi Muhammad memimpin di Kota Madinah dan tidak ada awal tahun dan akhir tahun.

Namun di zaman itu sudah ada Muharram, Safar, Rabi’ul Awal, Rabi’ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya’ban, Ramadan, Syawal, Dzulka’dah, Zulhijah.

Tetapi tidak ada bulan 1 (januari), bulan 2 (februari), bulan 3 (maret) maka kita tidak pernah tahu tahun kapan Nabi lahir. Nabi lahir pada tahun gajah. Tutur Ustadz Abdul Somad.

Maka dari itu ditetapkan 1 Muharram sebagai bulan pertama dan kita punya tahun 1430 hijriah.
 
Kemudian naiklah pemerintah Sayyidina Umar bin Khattab maka ada seorang gubernur bernama Abu Musa Ashari yang menerima mandat dari raja romawi yang menanyakan adakah bulan Agustus.

Barulah masa Umar bin Khatab ada kalender dan disusun bersama para sahabat nabi bernama Muaz.

Jadi, intinya Nabi tidak mengajarkan, ya. Namun apakah boleh dibaca? Ya boleh saja, tutur UAS.

Beliau mengatakan, kita mengenal sunah Nabi ada tiga yaitu sunah qauli, sunah syahli dan sunah taqi.

Doa Akhir Tahun dan awal tahun disebut juga dalil umum. BIla ada yang menyebut Doa Akhir Tahun dan awal tahun dari Nabi itu bohong sebab zaman nabi belum ada akhir tahun, tutur Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad melanjutkan, dalill doa ini umum saja, Allah bersabda berdoalah kepada Ku maka Aku akan mengabulkan.

Hal ini sama saja seperti doa mau makan, doa masuk kamar mandi, maka membaca doa seperti masuk dalam awal Muharram membaca doa adalah baik, tak ada dalil khusus tapi dalil umum ada.

Mintalah yang baik supaya dalam setahun ini berjalan dengan baik, dijauhkan dalam perbuatan zina, diberikan kesabaran.